Ia juga menambahkan bahwa jika pengerjaan tahap I selesai pada Juni mendatang, Seluma akan menjadi prioritas kembali. Terlebih, adanya kolaborasi program daerah seperti kebijakan pemutihan PBB bagi penerima bantuan.
“Kita melihat ini sebuah program positif yang digandengkan dengan program daerah dan pusat,” sambungnya.
Terkait teknis di lapangan, saat ini sedang berlangsung proses rekrutmen tenaga lapangan melalui seleksi tertulis. Untuk besaran bantuan, setiap unit mendapatkan dana stimulan total sebesar Rp20 juta.
“Untuk anggaran masih sama perunit Rp 20 juta dan Rp 17.5 untuk material dan Rp 2,5 untuk upah tukang,” sampainya.
















