Sebanyak 10 unit Samsat Keliling Digital tersebut tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.
Kehadiran layanan ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam membayar pajak kendaraan tanpa harus membawa uang tunai.
Selain memberikan kemudahan layanan, Mian menambahkan bahwa Samling Digital juga diharapkan mampu meningkatkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan bermotor.
“Intinya adalah optimalisasi pendapatan daerah demi mendukung program prioritas, salah satunya perbaikan infrastruktur jalan. Target serapan PAD sudah kita petakan berdasarkan tipe kendaraan dan distribusinya di daerah,” tutup Mian.
















