“Tradisi ini mencerminkan prinsip adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah, di mana adat dan ajaran agama berjalan beriringan dalam kehidupan masyarakat Minangkabau,” jelasnya.
Melalui kegiatan doa bersama dan makan bajamba ini, Bundo Kanduang Provinsi Bengkulu berharap masyarakat dapat menyambut Ramadan dengan hati yang bersih, semangat kebersamaan, serta tetap menjaga persatuan dan nilai-nilai budaya di tengah kehidupan bermasyarakat.
















