Ia menjelaskan, target tersebut akan dicapai dengan mengoptimalkan berbagai sektor pendapatan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.
Sejumlah sektor andalan yang menjadi sumber PAD di antaranya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), pajak reklame, pajak air tanah, serta pajak barang dan jasa tertentu.
“Potensi PAD kita cukup besar, mulai dari sektor PBB, BPHTB, pajak reklame, pajak air tanah, hingga pajak parkir, restoran, dan hotel. Semua sektor ini akan terus kita optimalkan,” jelasnya.
Tony menambahkan, Pemerintah Kota Bengkulu akan terus meningkatkan pengawasan dan pelayanan dalam pemungutan pajak daerah, serta mendorong kesadaran masyarakat untuk taat pajak demi mendukung pembangunan daerah.
















