Penyaluran DBH tersebut dibagi secara proporsional kepada 10 pemerintah daerah di Provinsi Bengkulu. Secara persentase terhadap pagu, Kabupaten Lebong dan Kabupaten Kaur mencatat realisasi tertinggi masing-masing 9,45 persen dan 9,44 persen.
“Secara nominal, Kabupaten Bengkulu Utara menerima penyaluran terbesar yakni Rp3,01 miliar, disusul Pemerintah Provinsi Bengkulu sebesar Rp2,64 miliar,” jelasnya.
DBH ini diharapkan menjadi bantalan fiskal bagi APBD daerah, terutama dalam mendukung pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, serta penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM dan penciptaan lapangan kerja.
















