BENGKULU, BEKENTV – Pasca instruksi Bupati Seluma beberapa hari lalu, ratusan aparatur sipil negara (ASN) dan calon pegawai negeri sipil (CPNS) mulai mengajukan perpindahan domisili kependudukan ke Kabupaten Seluma.
Tercatat, sebanyak 180 CPNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) mengusulkan penarikan data kependudukan dari daerah asal mereka.
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Seluma, Endang Efriadi, menyampaikan bahwa dari sekitar 900 CPNS yang bertugas di Seluma, sebelumnya hanya 360 orang yang telah ber-KTP Seluma.
Namun, setelah adanya ultimatum dari Bupati, jumlah tersebut mengalami peningkatan signifikan. Sekitar 180 CPNS dan PPPK tambahan mengajukan perpindahan domisili kependudukan ke Seluma.
“Total hingga saat ini sebanyak 540 ASN, CPNS, dan PPPK yang sebelumnya berdomisili di luar Seluma telah mengusulkan pindah domisili ke Seluma,” ujar Endang, Kabid Kependudukan.
Tidak hanya CPNS, ASN yang telah lama bertugas di Kabupaten Seluma juga ikut mengajukan perpindahan domisili. Bahkan, Sekretaris Daerah (Sekda) Seluma disebut menjadi pejabat pertama yang mengusulkan pindah domisili sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan tersebut.
Endang menambahkan, hingga kini terdapat tujuh organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah menyelesaikan seluruh proses pengajuan perpindahan domisili pegawainya. Ketujuh OPD tersebut meliputi Dukcapil, Dinas Lingkungan Hidup, Disperkim, Dinas Sosial, BKPSDM, Dinas Perpustakaan, dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
“Ketujuh OPD tersebut sudah 100 persen menyelesaikan penarikan berkas CPNS, PPPK, dan PNS untuk pindah ke Seluma,” jelasnya.
Sementara itu, proses pengajuan dari OPD lainnya masih terus berjalan, termasuk dari pegawai puskesmas serta sekolah dasar negeri yang berada di wilayah Kabupaten Seluma.
Menurut Endang, kebijakan perpindahan domisili ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan jumlah penduduk Seluma, yang diharapkan dapat meningkatkan potensi Dana Alokasi Umum (DAU) serta memperkuat kapasitas anggaran daerah.
“Ini bagian dari upaya mendukung program Bupati dalam mempercepat pembangunan Kabupaten Seluma,” pungkasnya.
















