“Alhamdulillah kita berhasil meraih nilai tertinggi se-Provinsi Bengkulu. Ini sebuah keberhasilan dibandingkan tahun lalu yang meraih nilai 88,” sampainya.
Nur Fadliya menjelaskan bahwa penilaian tersebut mencakup sejumlah aspek krusial, mulai dari harmonisasi penyusunan produk hukum di lingkungan Sekretariat Pemda Seluma, hingga analisis dan evaluasi hukum. Selain itu, optimalisasi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) serta peningkatan fungsional perundang-undangan juga menjadi poin kunci.
“Ini merupakan penegasan sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung penguatan layanan hukum, reformasi regulasi, serta pemenuhan hak masyarakat atas keadilan di daerah,” tambahnya.
















