BENGKULU, BEKENTV – Upaya menciptakan wilayah aman dari ancaman virus mematikan terus diperkuat.
Dinas Pertanian Kabupaten Seluma saat ini tengah mengintensifkan program vaksinasi Hewan Penular Rabies (HPR) dengan menyisir desa-desa di wilayah Kabupaten Seluma sebagai langkah preventif menekan risiko penularan pada hewan peliharaan.
Program yang telah bergulir sejak awal Januari 2026 ini memfokuskan sasaran pada hewan peliharaan yang memiliki potensi tinggi sebagai sumber penularan, khususnya anjing dan kucing.
Hingga saat ini, pelaksanaan vaksinasi telah menjangkau sejumlah wilayah strategis mulai dari Kecamatan Talo, Lubuk Sandi, Air Periukan, hingga Ilir Talo.
Berdasarkan laporan realisasi tahun 2026, Dinas Pertanian Seluma mengalokasikan sebanyak 1.580 dosis vaksin rabies.
Tercatat sebanyak 1.151 dosis telah terserap, sehingga stok yang tersisa saat ini berjumlah 429 dosis.
Adapun total hewan yang berhasil diproteksi mencapai 591 ekor, yang terdiri dari 109 ekor anjing, 477 ekor kucing, dan 5 ekor hewan peliharaan lainnya.
Kepala Dinas Pertanian, Arian Sosial melalui Kepala Bidang Peternakan, Hendri Aritonang, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pemilik hewan dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Vaksinasi HPR merupakan program strategis untuk melindungi masyarakat dari ancaman rabies, sekaligus meningkatkan kesadaran pemilik hewan peliharaan terhadap pentingnya kesehatan hewan. Karena itu, vaksinasi hewan peliharaan menjadi langkah paling efektif untuk mencegah penularan,” ujar Kabid Peternakan, Hendri Aritonang.
Kendati demikian, petugas di lapangan masih menemui hambatan, terutama terkait kesadaran warga yang belum merata.
Partisipasi masyarakat di beberapa titik dinilai masih perlu ditingkatkan agar cakupan proteksi menjadi maksimal.
“Kami masih menemukan pemilik hewan yang belum membawa peliharaannya untuk divaksin. Ke depan, kami akan terus meningkatkan sosialisasi agar cakupan vaksinasi semakin luas,” katanya.
Dengan sisa stok vaksin yang tersedia, Dinas Pertanian Seluma memastikan akan terus menyisir zona-zona yang belum terjangkau demi memastikan Seluma tetap berada dalam zona aman dari virus rabies.
“Dengan sisa vaksin yang ada, kami akan melanjutkan vaksinasi ke desa-desa lain. Harapannya, Seluma dapat tetap aman dari ancaman rabies dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya vaksinasi hewan peliharaan,” pungkasnya.
















