“Dari total yang disetujui pusat, Kabupaten Lebong mendapatkan alokasi paling besar yaitu 800 hektare. Kemudian disusul Kabupaten Seluma seluas 500 hektare, dan Kabupaten Mukomuko 300 hektare,” ujar Sri, Senin (2/3/2026).
Langkah Strategis Dongkrak Produksi Padi
Sri menegaskan bahwa program ini merupakan langkah taktis Pemprov Bengkulu untuk meningkatkan Luas Tambah Tanam (LTT). Dengan bertambahnya lahan sawah baru, produksi beras di Bengkulu diharapkan meningkat signifikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Program ini bukan hanya soal penambahan lahan, tetapi bagaimana kita memastikan produksi padi meningkat dan ketahanan pangan daerah semakin kuat,” tambahnya.
















