Selama Ramadan, kamu bisa menerapkan pola minum yang teratur antara waktu berbuka hingga sahur.
Cara ini membantu tubuh tetap terhidrasi tanpa membuat perut terasa terlalu penuh.
Air putih juga membantu menetralkan kondisi lambung sehingga risiko asam lambung meningkat bisa berkurang.
5. Hindari Tidur Setelah Makan
Cara mengatasi asam lambung saat bulan Ramadan yang sering diabaikan adalah menghindari tidur setelah makan.
Kebiasaan ini cukup sering dilakukan, terutama setelah makan sahur. Padahal, tidur segera setelah makan dapat membuat asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan.
Hal ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman seperti perih atau panas di dada.
















