“Kami ingin bupati meluangkan waktu untuk berdialog langsung dengan petani. Itu harapan mereka,” kata Puji.
Setelah melalui komunikasi di lapangan, akhirnya disepakati pertemuan tertutup antara perwakilan petani dan bupati di ruang rapat Sekda. Sementara ratusan petani lainnya tetap menunggu di luar kantor bupati dengan tertib, berharap pertemuan tersebut menghasilkan solusi atas konflik yang telah berlarut-larut.
















