“Kami hanya ingin didengar. Jangan lagi ada kekerasan di Pino Raya. Kami tidak ingin ada korban lagi,” tegas Ismail.
Massa meminta Bupati Bengkulu Selatan, Rifai Tajuddin, turun langsung menemui mereka untuk berdialog terbuka. Sekitar 30 menit setelah aksi berlangsung, Rifai akhirnya mendatangi massa.
Dalam penyampaiannya, Rifai menegaskan dirinya telah siap menerima audiensi sejak pukul 09.00 WIB tanpa harus diminta turun oleh peserta aksi.
“Saya sudah menunggu sejak pukul 09.00 WIB. Saya tidak perlu dipanggil keluar, saya datang sendiri. Kalau ingin berdiskusi, berikan saya kesempatan berbicara,”ujar Rifai.
















