2. Indonesia
Indonesia berada di peringkat kedua dunia. Skor risikonya tergolong sangat tinggi, sejalan dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi digital. Transaksi e-commerce, fintech, dan dompet elektronik meningkat tajam, tetapi penguatan sistem pengamanan belum sepenuhnya seimbang. Faktor pemicu antara lain maraknya akun palsu, lonjakan kejahatan finansial digital, pemanfaatan kecerdasan buatan dan teknologi deepfake oleh pelaku kejahatan, serta masih rendahnya kesadaran pengguna terhadap keamanan siber. Tantangan utama Indonesia adalah memperkuat verifikasi identitas digital dan edukasi masyarakat.
















