Tetap Bekerja dan Beraktivitas
Sebagai kepala keluarga dan pemimpin umat, Rasulullah SAW tetap menjalankan tanggung jawabnya.
Puasa tidak membuat beliau meninggalkan tugas-tugas penting. Ini mengajarkan bahwa Ramadan bukan bulan kemalasan, melainkan bulan penguatan spiritual sekaligus peningkatan kualitas diri.
Beliau menyeimbangkan antara ibadah mahdhah seperti shalat dan tilawah, dengan aktivitas sosial dan kepemimpinan.
Aktivitas Rasulullah di siang hari saat Ramadan menunjukkan keteladanan luar biasa dalam produktivitas, ibadah, dan akhlak.
Beliau memperbanyak tilawah, berdakwah, bersedekah, serta menjaga sikap dan tutur kata.
















