Rasulullah SAW mengajarkan bahwa keyakinan yang benar harus dilandasi dalil dan akal sehat.
Karena itu, telinga berdenging tidak boleh dijadikan dasar mengambil keputusan penting atau menilai sesuatu secara negatif.
Lebih baik menjadikannya sebagai momen memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.
Makna telinga berdenging menurut Islam tidak memiliki penetapan khusus sebagai pertanda tertentu.
Namun, seorang Muslim dianjurkan untuk menyikapinya dengan dzikir, sholawat, dan introspeksi diri.
Dengan demikian, setiap kejadian dalam hidup dapat menjadi jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah, bukan menjerumuskan pada keyakinan yang keliru.
















