“Rekaman kamera pengawas telah diperiksa. Satu-satunya orang yang masuk ke kamar itu adalah Quentin. Tidak ada indikasi mencurigakan,” ujar pihak kepolisian kepada BBC. Jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit untuk keperluan autopsi.
Griffiths merupakan salah satu pendiri Asos pada tahun 2000. Meski keluar dari perusahaan lima tahun kemudian, ia masih memegang saham dalam jumlah besar. Pihak Asos menyampaikan belasungkawa atas kepergian salah satu perintisnya.
“Kami kehilangan sosok penting yang berperan besar di masa awal Asos. Kontribusinya tidak akan dilupakan,” tulis perusahaan dalam pernyataan resmi.
















