Pengadaan mobnas tersebut direncanakan melalui skema perubahan anggaran dan akan tetap mengikuti mekanisme pengelolaan keuangan daerah yang berlaku.
Pemkab Bengkulu Selatan optimistis, dengan dukungan armada baru, kinerja para camat akan semakin maksimal dalam menjangkau desa-desa serta merespons persoalan masyarakat secara cepat dan tepat.
Meski berada di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah daerah menilai penggantian mobil dinas camat sebagai kebutuhan strategis yang tidak dapat ditunda.
“Harapan kita, dengan kendaraan yang lebih layak dan representatif, camat bisa bekerja lebih optimal, lebih responsif terhadap kebutuhan warga, dan pelayanan pemerintah semakin dekat dengan masyarakat,” tutup Susmanto.
















