Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator bahwa literasi keuangan masyarakat Bengkulu sudah berada pada level yang sangat baik dibandingkan daerah lain.
“Dibandingkan daerah lain, kita patut berbangga hati karena literasi keuangan masyarakat Bengkulu sudah sangat baik,” kata Wahyu.
Bank Indonesia, lanjutnya, akan terus mendorong penggunaan QRIS, khususnya di kalangan pelaku UMKM, karena sistem pembayaran ini dinilai sangat fleksibel.
“Kita terus mendorong masyarakat, terutama UMKM, untuk menggunakan QRIS dalam bertransaksi. Karena QRIS ini sangat fleksibel, nominal berapa pun bisa, dan sumber dananya bisa dari tabungan maupun kartu kredit,” tutup Wahyu.
















