BENGKULU, BEKENTV – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana, menyebut hingga Desember 2025 jumlah pengguna QRIS di Bengkulu telah mencapai 272.144 orang.
“Bengkulu ini termasuk salah satu provinsi yang pengguna QRIS-nya sangat besar, padahal penduduknya hanya sekitar dua jutaan,” kata Wahyu.
Ia menjelaskan, pengguna QRIS yang tercatat merupakan masyarakat yang telah memiliki KTP atau tergolong usia dewasa, sehingga anak-anak tidak masuk dalam perhitungan.
“Pengguna ini dihitung dari yang sudah punya KTP, berarti orang yang sudah dewasa ya, anak-anak tidak dihitung,” jelasnya.
















