Berdasarkan data Satgasus Optimalisasi Aset dan PAD Provinsi Bengkulu, total PAD dari PKB dan BBNKB pada 2025 tercatat sebesar Rp310 miliar. Sementara penerimaan dari Opsen PKB dan Opsen BBNKB mencapai Rp201 miliar.
Namun demikian, tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan masih tergolong rendah. Dari total 1.297.250 unit kendaraan yang terdata, hanya 419.132 unit atau sekitar 32 persen yang aktif membayar pajak.
Di sisi lain, realisasi Opsen Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan menunjukkan capaian yang cukup positif.
Menanggapi kondisi tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menekankan pentingnya peningkatan pengawasan serta penguatan koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.
















