“Uang parkir yang dibayar lewat QRIS langsung diterima oleh juru parkir. Tujuan utama kami adalah penertiban administrasi, tanpa mengganggu mekanisme yang sudah ada,” jelas Noni.
Saat ini, penerapan sistem digital tersebut baru berlangsung di tiga titik parkir kawasan Belungguk Point.
Pemerintah Kota Bengkulu berencana melakukan evaluasi setelah bulan Ramadan untuk menilai efektivitas program sekaligus mempertimbangkan perluasan penerapan QRIS ke lokasi parkir lain.
“Usai Ramadan akan dilakukan penilaian. Jika berjalan baik, penggunaan QRIS akan diperluas ke titik parkir berikutnya,” tutupnya.
Muhammad Haikal
















