BENGKULU, BETVNEWS – Pemerintah Kabupaten Seluma bergerak cepat menyikapi putusnya akses jalan dari simpang Kelurahan Bunga Mas menuju Pasar Sembayat, Kecamatan Seluma Timur.
Untuk memulihkan akses jalan tersebut, Pemkab Seluma telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp250 juta yang bersumber dari APBD.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Seluma, Deddy Ramdhani, menjelaskan bahwa kerusakan jalan terjadi akibat erosi parah yang dipicu oleh curah hujan tinggi. Kondisi tersebut membuat gorong-gorong lama tidak mampu menahan aliran air, sehingga badan jalan mengalami amblas dan terputus total.
“Untuk akses jalan sembayat sudah kita menyiapkan anggaran Rp250 juta,” singkat Deddy.
Ia menambahkan, perbaikan jalan akan dilakukan dengan pemasangan box culvert sebagai solusi jangka panjang. Penggunaan konstruksi tersebut dinilai lebih kokoh dan mampu menahan debit air yang besar, terutama saat musim hujan, sehingga kerusakan serupa tidak kembali terulang.
“Perbaikan akan dilakukan dengan pemasangan box culvert agar struktur jalan lebih kuat dan tahan terhadap debit air yang besar,” ujar Deddy.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Seluma, Muhammad Saipullah, menyampaikan bahwa anggaran perbaikan telah tersedia dan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan tahapan lelang.
“Proses lelang akan segera kami laksanakan. Setelah pihak ketiga ditetapkan, pekerjaan perbaikan jalan akan langsung dimulai,” jelasnya.
Menurut Saipullah, perbaikan akses jalan menuju Pasar Sembayat menjadi prioritas utama karena jalur tersebut merupakan urat nadi perekonomian masyarakat Seluma Timur. Terputusnya akses jalan berdampak langsung terhadap aktivitas perdagangan dan mobilitas warga.
“Pasar Sembayat adalah pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Jika akses ini terhambat, dampaknya langsung dirasakan oleh pedagang dan warga,” tambahnya.
Diketahui, hingga saat ini akses jalan dari simpang Kelurahan Bunga Mas menuju Pasar Sembayat masih ditutup total. Penutupan dilakukan sejak hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama dua hari berturut-turut yang menyebabkan gorong-gorong ambruk dan badan jalan tidak dapat dilalui kendaraan.
Pemkab Seluma mengimbau masyarakat untuk tidak melintasi jalur tersebut demi keselamatan serta menggunakan jalur alternatif sementara waktu.
















