Xiaomi tetap bertahan di posisi ketiga dunia, meski mengalami tekanan di penghujung tahun. Pengirimannya turun 2 persen akibat melemahnya permintaan ponsel murah dan penurunan tajam pada kuartal IV di beberapa pasar besar.
Menurut Omdia, perluasan lini produk dari Poco hingga perangkat premium serta ekosistem AIoT menjadi strategi penting bagi Xiaomi untuk menjaga pertumbuhan ke depan.
Sementara itu, vivo mencetak sejarah baru dengan naik ke peringkat keempat global untuk pertama kalinya. Vendor ini tumbuh 4 persen menjadi 105,3 juta unit, didukung kinerja kuat di India dan pasar domestik.
Oppo melengkapi lima besar dengan pengiriman 100,7 juta unit sepanjang 2025, turun 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meski begitu, perusahaan mulai menunjukkan tanda pemulihan pada kuartal IV berkat peluncuran seri A6x.
















