Ia menilai, panen ikan tidak hanya mendukung ketahanan pangan daerah, tetapi juga berpotensi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tingginya tingkat konsumsi ikan masyarakat Kota Bengkulu dinilai membuka peluang besar bagi pengembangan perikanan budidaya.
“Angka konsumsi ikan di Kota Bengkulu cukup tinggi. Kondisi ini menjadi peluang yang perlu dimanfaatkan secara maksimal. Kami optimistis sektor perikanan mampu berkontribusi pada peningkatan PAD,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bengkulu, Will Hopi, menjelaskan bahwa panen perdana menghasilkan sekitar 4.000 ekor ikan lele dari kolam budidaya UPTD Balai Benih Ikan.
















