Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kader yang tidak menaati dan tidak mengakui keputusan partai dapat dianggap tidak patuh terhadap konstitusi partai.
“Partai politik berjalan berdasarkan konstitusi. Jika tidak hadir dan tidak mengakui keputusan, berarti tidak loyal terhadap partai,” tegasnya.
Usai secara resmi membuka Muswil ke-X PPP Bengkulu, Ketua Umum DPP PPP Mardiono langsung meninggalkan lokasi dan kembali ke Jakarta. Sementara itu, berdasarkan pantauan di lokasi, tidak terlihat adanya sidang pleno Muswil yang dilaksanakan.
















