Nah, untuk keberadaan neraka Jahanam dan calon penghuninya dijelaskan dalam surah Al-Hijr ayat 43,
وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمَوْعِدُهُمْ أَجْمَعِينَ
Artinya: “Dan sungguh, Jahanam itu benar-benar (tempat) yang telah dijanjikan untuk mereka (pengikut setan) semuanya.”
Melalui Surah Al-A’raf ayat 179, Al-Qur’an menggambarkan beberapa calon penghuni neraka Jahanam, termasuk orang-orang yang berdosa besar, orang-orang yang durhaka kepada-Nya, orang-orang munafik, orang-orang yang suka mengikuti jejak setan, orang-orang yang kikir.
وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِّنَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ ۚ لَهُمْ قُلُوبٌ لَّا يَفْقَهُونَ بِهَا ۚ وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لَّا يُبْصِرُونَ بِهَا ۚ وَلَهُمْ آذَانٌ لَّا يَسْمَعُونَ بِهَا ۗ أُو۟لَـٰٓئِكَ كَالْأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ ۗ أُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ
Artinya: “Sungguh, Kami benar-benar telah menciptakan banyak dari kalangan jin dan manusia untuk (masuk neraka) Jahanam (karena kesesatan mereka). Mereka memiliki hati yang tidak mereka pergunakan untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan memiliki mata yang tidak mereka pergunakan untuk melihat (ayat-ayat Allah), serta memiliki telinga yang tidak mereka pergunakan untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah). Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah.”
















