Ucapan Marhaban Ya Ramadhan 2026
- “Sucikan kembali jiwa dan pikiran. Belenggu yang sebelumnya mengikat, perlahan kendurkanlah. Giatkan amalan ibadah pada-Nya. Di bulan penuh bintang ini, marilah kita sambut kedatangannya. Marhaban ya Ramadhan!”
- “Tak cukupkah berdosa di Rajab. Hingganya kembali berdosa di Syaban. Kini Ramadhan datang setelahnya. Janganlah kamu jadikannya bulan yang berdosa juga. Ramadhan ya Mubarak.”
- “Ramadhan, bulan suci penuh amalan, sambutlah ia dengan penuh kegembiraan. Hendaklah kita yang masih diberikan kesempatan bertemu dengannya, memohon ampunan dan kemuliaan dari Allah SWT.”
- “Salah adalah sifat dasar manusia. Tak ada manusia yang tidak pernah berbuat salah. Jelang Ramadhan, mohon maaf lahir batin atas kesalahan yang pernah diperbuat.”
- “Semoga puasaku, puasamu, dan semua ibadah dan amal kebaikan kita semua diterima oleh Allah Taala, dan semua dosa kita diampuni oleh-Nya. Aamiin. Mohon maaf lahir dan batin, selamat menunaikan ibadah puasa.”
- “Secara fitrah manusia itu bersih dan suci. Kedengkian dan kebencian membuat manusia menjadi kotor. Untuk itu di bulan suci ini, mari kembali membersihkan jiwa, supaya kita dapat kembali kepada fitrah.”
- “Marilah kita jadikan Ramadan ini titik awal dalam hidup untuk memulai yang baru. Bebaskan diri dari tipuan dunia dan manjakan diri dalam kemanisan iman untuk bekal kehidupan yang kekal. Marhaban ya Ramadan.”
- “Tiada bulan seagung ini. Tiada bulan semulia ini. Tiada bulan seberkah ini. Ramadan penuh berkah dan maghfirah. Marhaban ya Ramadhan. Selamat menunaikan ibadah puasa.”
- “Luka sayatan pisau bekasnya lebih mudah hilang. Tapi, ucapan dan perilaku yang menyayat hati mungkin masih berbekas. Mohon maaf atas ucapan dan perilaku melukai hati.”
- “Setitik tinta jadi noda. Setitik salah jadi dosa. Bulan penuh berkah segera tiba. Mari tekun ibadah di bulan puasa. Marhaban ya Ramadan. Selamat menunaikan ibadah puasa.”
- “Allah Maha Baik memilih kita untuk menikmati Ramadan penuh ampunan dan berkah di tahun ini. Selamat berpuasa hingga menyambut malam takbiran bersama. Semoga Allah memberikan kekuatan dan kemudahan untuk mengejar pahala yang tidak terhingga.”
- “Lidah memang tak bertulang. Tiada kita berasa patah ketika berucap. Hati orang lain yang mungkin patah karena lidah yang berucap. Mohon maaf lahir batin atas segala perkataan yang menyakitkan. Selamat tunaikan ibadah puasa.”
- “Bulan suci Ramadan yang dinanti akhirnya tiba. Menyambut dengan gembira adalah keharusan seorang muslim yang beriman kepada Allah. Semoga kita satu keluarga dapat melakukan ibadah yang maksimal dan menyelesaikan puasa di bulan mulia ini.”
- “Selembut embun di pagi hari, tengadah tangan sepuluh jari, ucapkan salah setulus hati, mari kita bersama berbenah diri, di bulan Ramadan yang suci. Selamat berpuasa untuk sahabat Muslimku.”
- “Tak ada yang lebih menarik selain kehadiran Ramadan yang sudah di depan mata. Bulan yang selama ini ditunggu-tunggu akan datang juga. Semoga tak ada kesia-siaan selama bulan itu.”
- “Ramadan bulan yang suci. Tidaklah pantas bila di bulan Ramadan nanti, hati masih dinodai dengan kesalahan. Mohon maaf lahir dan batin.”
- “Aku berharap dan berdoa, semoga Ramadan kali ini akan membawa kedamaian dan kehangatan penuh cinta ke dalam hidup kita. Marhaban ya Ramadan.”
- “Selama bulan Ramadan nanti, semoga Allah SWT akan mengabulkan semua doa kita dan membimbing ke jalan yang benar.”
- “Bulan suci Ramadan telah tiba. Waktu ketika orang-orang mengharap rida Sang Pencipta. Masa-masa indah ketika menerima maaf dengan lapang dada. Mohon maaf lahir batin.”
- “Kalimat yang terucap, dapat menggores luka lebih dalam dibanding sebuah pukulan. Menjelang Ramadan, tiada dengki yang boleh memasuki. Mohon maaf lahir dan batin. Selamat menunaikan ibadah puasa.”
Page 2 of 3
















