Ayat ini mengingatkan bahwa Ramadan adalah sarana untuk meningkatkan ketakwaan, sehingga persiapan sebelum memasukinya menjadi hal yang sangat penting.
Selain aspek spiritual, tradisi tarhib Ramadan juga memiliki nilai sosial yang kuat.
Kegiatan bersama seperti pawai, doa, dan kajian Islam mampu mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Umat Islam diajak untuk saling mengingatkan, memaafkan, dan menyatukan niat dalam menyambut bulan penuh rahmat.
Di beberapa daerah, tarhib Ramadan juga diisi dengan kegiatan bersih-bersih masjid, pembagian sembako, dan sedekah kepada fakir miskin.
Hal ini mencerminkan bahwa menyambut Ramadan tidak hanya dilakukan dengan ucapan, tetapi juga dengan amal nyata yang membawa manfaat bagi sesama.
















