“Kami telah mempersiapkan uang layak edar sebesar Rp2,08 triliun untuk memenuhi proyeksi kebutuhan uang kartal selama Ramadan dan Idul Fitri 2026 yang diperkirakan sebesar Rp1,84 triliun, atau dengan tingkat kecukupan kas mencapai 113,4 persen,” ujar Wahyu.
Secara nasional, BI menyiapkan uang tunai Rp185,6 triliun, meningkat dibanding tahun sebelumnya. Dari jumlah itu, Rp177 triliun dialokasikan untuk kebutuhan perbankan dan Rp8,6 triliun untuk layanan penukaran langsung kepada masyarakat.
Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali menegaskan, peningkatan kualitas layanan terus dilakukan, salah satunya melalui optimalisasi aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR).
















