Kejadian bermula saat suasana di sekitar bendungan mendadak mencekam akibat teriakan minta tolong.
Edo, salah seorang saksi mata yang merupakan warga Kota Agung, menceritakan detik-detik penemuan korban di bawah permukaan air.
“Awalnya ada perempuan tadi teriak, katanya ada orang di bawah air. Kemudian masyarakat yang mendengar langsung melakukan pengecekan. Ternyata benar, ada anak yang tenggelam,” ujar Edo.
Mendengar teriakan tersebut, warga yang berada di sekitar lokasi langsung bahu-membahu melakukan penyisiran secara manual. Setelah beberapa saat mencari, korban akhirnya berhasil dievakuasi ke daratan dalam kondisi tidak sadarkan diri.
















