BENGKULU, BEKENTV – Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) kini tengah berada dalam sorotan tajam.
Alih-alih menunjukkan profesionalisme sebagai lembaga pendidikan tinggi, pihak kampus terkesan “cuci tangan” atas raibnya dana fantastis sebesar Rp800 juta yang diduga akibat bobroknya sistem keamanan internal mereka sendiri.
Kasus yang menyeret angka hampir satu miliar rupiah ini terlihat dibiarkan mengendap tanpa kepastian hukum. Padahal, dugaan penyalahgunaan keuangan di lingkungan UMB disebut-sebut bukan kali pertama terjadi. Sikap pimpinan universitas yang tidak melakukan langkah korektif tegas memicu tudingan adanya pembiaran sistematis dan kelalaian akut dalam tata kelola keuangan kampus.















