Untuk mendukung program tersebut, Dinas Pertanian menyiapkan berbagai langkah pendukung, seperti perbaikan jaringan irigasi, penyediaan pupuk, serta pengendalian hama tanaman. Pendampingan intensif juga dilakukan melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari masa tanam hingga panen.
Sementara itu, penggunaan bibit padi unggul terus digalakkan. Bibit ini terbukti mampu meningkatkan hasil panen dari rata-rata 6 ton menjadi 8 hingga 9 ton per hektare. Penanaman secara serentak juga diterapkan guna meminimalisasi serangan hama.
Program tanam padi tiga kali setahun ini sejalan dengan kebijakan ketahanan pangan nasional dan diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi padi secara berkelanjutan di Bengkulu Selatan.
















