“Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan yang penuh keberkahan. Allah mewajibkan atas kalian berpuasa di dalamnya.” (HR. Ahmad)
Hadits ini menunjukkan bahwa menyambut Ramadan dengan rasa bahagia adalah sikap yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
Oleh karena itu, ucapan “Marhaban Ya Ramadan” dapat dimaknai sebagai bentuk syukur karena masih diberi umur dan kesempatan untuk beribadah di bulan suci.
Makna lain dari “Marhaban Ya Ramadan” adalah kesiapan untuk memperbaiki diri.
Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum membersihkan hati, memperbaiki akhlak, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
















