Chairul turut mengutip sampul majalah The Economist yang menyebut situasi global saat ini sebagai “The Age of Chaos” atau era kekacauan, di mana dunia dipenuhi turbulensi dan ketidakpastian.
Dalam situasi tersebut, kebijakan perang dagang Trump dipandang sebagai upaya mempertahankan dominasi ekonomi AS, meski risikonya adalah meningkatnya ketegangan dan instabilitas perdagangan dunia.















