“Kerusakan hutan yang terjadi di Bengkulu umumnya disebabkan oleh perambahan kawasan hutan ini faktor utama kemudian penebangan liar, serta kebakaran hutan yang masih terjadi di sejumlah wilayah,” kata Samsul Selasa, 3 Februari 2026.
Perkuat Sinergi Patroli di Titik Rawan
Menyikapi hal tersebut, otoritas kehutanan daerah kini memperketat sistem pengawasan. DLHK tidak lagi bekerja secara parsial, melainkan mulai memadukan kekuatan dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk menyisir zona-zona merah perambahan.
Beberapa titik yang menjadi atensi khusus adalah kawasan konservasi Danau Dendam Tak Sudah dan Danau Dusun Besar. Selain itu, kawasan hutan Seblat serta Taman Wisata Alam Bulu Semidang Bukit Kabu di Seluma juga masuk dalam daftar prioritas pengamanan tim gabungan.
















