Sebelum menikah dengan Rasulullah SAW, Khadijah telah dikenal sebagai saudagar kaya yang memperkerjakan banyak orang untuk membawa barang dagangannya ke berbagai negeri.
Salah satu yang dipercaya membawa perniagaannya ke Syam adalah seorang pemuda jujur bernama Muhammad. Kejujuran dan akhlak beliau membuat Khadijah terkesan.
Melalui perantara sahabatnya, Khadijah akhirnya menyampaikan keinginannya untuk menikah dengan Muhammad SAW.
Saat itu usia Khadijah sekitar 40 tahun, sementara Rasulullah berusia 25 tahun.
Pernikahan ini bukan sekadar ikatan rumah tangga, melainkan awal dari kisah cinta yang dipenuhi keimanan dan pengorbanan.
















