Awalnya Shadaqah memerintahkan al-Hubab, namun dia menolak. Akhirnya dia bertanya kepada Masda bin Mahraj bin al Muhayya. Masda kemudian menyuruh Qidar bin Salif bin Jidz’i dengan imbalan putri yang paling disukainya jika menuruti perintahnya.
Ketika mereka menyembelihnya, Nabi Shaleh mengatakan bahwa mereka akan diberikan azab oleh Allah tiga hari setelah unta itu mati. Pada hari ketiga azab itu benar-benar nyata, yaitu suara gemuruh dari langit.
“Jika mereka berpaling maka katakanlah, ‘Aku telah memperingatkan kamu akan (bencana) petir seperti petir yang menimpa kaum ‘Ad dan kaum Tsamud’.”
















