Suatu hari, Abu Bakar berkunjung ke kediaman Aisyah istri Nabi Muhammad SAW.
“Anakku adakah sunnah kekasihku yang belum aku kerjakan?” tanyanya kepada sang anak.
“Wahai ayahanda engkau adalah seorang ahli sunnah hampir tidak ada satu sunnah pun yang belum ayahanda lakukan kecuali satu sunnah saja,” jawab Aisyah.
“Apakah Itu?” tanya Abu Bakar lagi.
“Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang berada di sana,” kata Aisyah.
Mendengar hal tersebut, Abu Bakar bergegas menggantikan kebiasaan Rasulullah, untuk menyuapi pengemis buta Yahudi tersebut.
















