Namun, Nabi Muhammad SAW selalu mendatangi pengemis buta Yahudi itu. Meskipun tahu apa yang dilakukannya, Rasulullah datang di pagi hari tanpa berucap satu kata pun.
Nabi Muhammad SAW membawakan makanan untuknya, kemudian beliau menyuapkan makanan tersebut pada pengemis itu.
Bahkan, dihadapan Nabi Muhammad yang tidak diketahuinya saja, pengemis buta tersebut tetap mengoceh untuk menjauhi Rasulullah.
Berkat kesabaran serta keluhuran hati beliau, sekalipun tidak pernah absen untuk datang sekadar menyuapi pengemis tua itu hingga beliau wafat.
Hingga, hari dimana Nabi Muhammad SAW tak lagi datang pun terjadi, sehingga tidak ada yang menyuapi pengemis buta tersebut.
















