“Apakah engkau mengira bahwa orang yang mendiami gua, dan (yang mempunyai) raqim itu, termasuk tanda-tanda (kebesaran) Kami yang menakjubkan?”
Ayat ini sebagai penghibur Rasulullah dan menegur beliau supaya beliau tidak sedih, lantaran beliau tidak segera menjawab pertanyaan orang-orang Quraisy tentang Ashabul Kahfi. Kata ‘raqim’ tersebut para ulama berbeda pendapat, ada yang menyebutkan bahwa ‘raqim’ adalah anjing dari Ashabul Kahfi.
Ada pula yang mengatakan bahwa nama itu merupakan tempat/gua di mana mereka bersembunyi, dan sebagian yang lainnya menjelaskan bahwa ‘raqim’ adalah al-kitab.















