Asal usul Hajar Aswad dijelaskan dalam berbagai riwayat. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa batu ini diturunkan dari surga. Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa Hajar Aswad turun dari surga dalam keadaan lebih putih daripada susu, lalu dosa-dosa manusia yang menyentuhnya membuatnya menjadi hitam.
Riwayat ini menunjukkan bahwa batu tersebut memiliki kedudukan istimewa sejak awal penciptaannya.
Menurut sejarah, Hajar Aswad pertama kali diletakkan di Ka’bah ketika Nabi Ibrahim AS dan putranya Nabi Ismail AS membangun kembali Ka’bah atas perintah Allah SWT.
Peristiwa pembangunan Ka’bah diabadikan dalam Al-Qur’an, ketika Allah berfirman bahwa Ibrahim dan Ismail meninggikan fondasi Baitullah sambil berdoa agar amal mereka diterima.
















