فَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ الْغُرُوبِ
“Maka bersabarlah engkau atas apa yang mereka katakan dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya.” (QS. Qaf: 39).
Ayat ini menjadi dasar anjuran untuk berdzikir pada pagi dan petang hari.
Di dalamnya terdapat perintah untuk bertasbih, memuji, dan mengingat Allah pada dua waktu utama tersebut.
Dzikir pagi dan petang yang diajarkan oleh Muhammad SAW mencakup bacaan tasbih, tahmid, takbir, tahlil, serta doa-doa perlindungan.
Di antaranya membaca Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255), yang memiliki keutamaan besar sebagai penjaga dari gangguan setan hingga waktu berikutnya.
















