Fastajabna lahu wa najjainahu minal-ghamm
“Maka Kami kabulkan (doanya) dan Kami selamatkan dia dari kedukaan.” (QS. Al-Anbiya: 88)
Ayat ini menjadi bukti bahwa siapa pun yang berdoa dengan penuh keikhlasan seperti Nabi Yunus, Allah mampu mengangkat kesulitannya.
Untuk itu, para ulama menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak membaca doa ini saat menghadapi masalah.
Dalam hadis, Rasulullah SAW juga menjelaskan keutamaan zikir ini. Beliau bersabda bahwa tidaklah seorang Muslim berdoa dengan doa Nabi Yunus, melainkan Allah akan mengabulkannya.
Ini menunjukkan betapa agungnya doa tersebut jika dibaca dengan hati yang hadir.
















