Kebahagiaan bukan hanya tentang nikmat, tetapi juga tentang kesabaran saat menghadapi kesulitan. Allah SWT berfirman tentang Nabi Ayyub:
إِنَّا وَجَدْنَاهُ صَابِرًا ۚ نِعْمَ الْعَبْدُ ۖ إِنَّهُ أَوَّابٌ
“Sesungguhnya Kami mendapatinya seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sungguh, dia sangat taat (kepada Tuhannya).” (QS. Shad: 44).
Kesabaran adalah kunci kebahagiaan sejati. Dengan meneladani kesabaran Nabi Ayyub, hati akan lebih kuat menghadapi cobaan hidup.
3. Memperbanyak Istighfar di Saat Sulit
Walau tidak disebutkan secara spesifik jumlah istighfar Nabi Ayyub, para ulama menjelaskan bahwa beliau senantiasa kembali kepada Allah dalam setiap keadaan.















