1. Bersyukur dengan Hati yang Mengakui Nikmat
Bentuk syukur pertama adalah syukur dalam hati, yaitu menyadari bahwa semua nikmat berasal dari Allah SWT.
Seorang Muslim tidak boleh merasa semua keberhasilan murni karena usahanya sendiri.
Ketika hati penuh kesadaran bahwa Allah adalah pemberi nikmat, maka akan lahir kerendahan hati dan ketenangan. Inilah fondasi utama dari syukur yang benar.
2. Bersyukur dengan Lisan melalui Ucapan Hamdalah
Cara yang paling mudah adalah memperbanyak ucapan alhamdulillah. Rasulullah SAW sangat sering memuji Allah dalam berbagai keadaan, baik saat senang maupun susah.
Ucapan syukur ini sebaiknya tidak hanya di bibir, tetapi juga dihayati maknanya. Dengan membiasakan lisan berdzikir, hati akan lebih hidup dan dekat kepada Allah SWT.
















