“Nanti mereka akan berkoordinasi bagaimana teknis terkait pemberangkatan jamaah, termasuk yang belum kembali ke tanah air dan yang akan berangkat. Diharapkan agar menunggu kondisi yang aman sehingga mereka dibolehkan untuk berangkat,” ungkap Midi.
Ia menambahkan, sebelum adanya pemberitahuan resmi terkait jadwal keberangkatan berikutnya, seluruh calon jamaah diminta bersabar dan menunggu informasi lanjutan dari pemerintah maupun pihak travel umroh.
Informasi penundaan ini telah disampaikan oleh Wakil Menteri baik secara langsung maupun kepada penyelenggara travel-travel umroh agar dapat bekerja sama dan tidak memberangkatkan jamaah untuk sementara waktu.
















