Menurutnya, keputusan ini diambil sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah mengingat kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang belum stabil. Keselamatan dan keamanan jamaah menjadi prioritas utama sebelum izin keberangkatan kembali dibuka.
Lebih lanjut, Midi memastikan bagi jamaah yang saat ini sedang melaksanakan ibadah umroh, hal tersebut telah menjadi bagian dari koordinasi antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Arab Saudi, termasuk Kementerian Haji Arab Saudi dan kementerian terkait di Indonesia.
Pemerintah memastikan seluruh jamaah yang berada di Tanah Suci tetap dalam pengawasan dan perlindungan.
















