“Salah satu langkah yang harus dilakukan secara nyata adalah pelatihan tenaga kesehatan, terutama terkait penanganan kegawatdaruratan pada anak dan aspek kesehatan anak lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia, dr. Hikari Ambaran Syakti, menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dalam penanganan kegawatdaruratan dan deteksi dini penyakit pada anak.
Menurutnya, meskipun dokter anak memiliki peran sentral, keberhasilan pelayanan kesehatan anak sangat ditentukan oleh sinergi dengan berbagai subspesialis, pemerintah, serta pemangku kepentingan lainnya.
















