Dalam Al-Qur’an, Allah SWT juga memuji orang-orang yang mampu menahan amarah. Selanjutnya Surah Ali Imran ayat 134 disebutkan bahwa orang bertakwa adalah mereka yang menahan amarah dan memaafkan kesalahan orang lain.
Menahan marah bukan berarti memendam kebencian, melainkan mengendalikan diri agar tidak melampaui batas.
Secara psikologis, rasa lapar dan haus memang dapat memengaruhi emosi. Tubuh yang kekurangan energi kadang membuat seseorang lebih sensitif.
Namun justru di sinilah letak nilai ibadah puasa. Ketika kondisi fisik tidak nyaman, seorang Muslim tetap dituntut menjaga akhlak dan kesabaran.
















