Rasulullah SAW memberikan peringatan keras tentang pentingnya menjaga akhlak saat berpuasa.
Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa puasa bukan hanya menahan makan dan minum, tetapi juga menahan diri dari perkataan sia-sia dan perbuatan bodoh.
Dalam hadis lain disebutkan, jika seseorang mencaci atau mengajak bertengkar orang yang sedang berpuasa, hendaknya ia mengatakan, “Sesungguhnya aku sedang berpuasa.”
Hadis ini menunjukkan bahwa Islam sangat menekankan pengendalian emosi selama Ramadan.
Marah yang meledak-ledak, apalagi sampai menyakiti orang lain, bertentangan dengan tujuan puasa itu sendiri.
Puasa seharusnya melembutkan hati, bukan justru membuat seseorang semakin mudah tersulut emosi.
















